September 26, 2026

Unboxing Paket Ungu Novel Tebal

Halo, Teman Pembaca Buku! 

Kali ini saya mau bikin postingan yang beda. Bukan ulasan buku, bukan juga intermeso bebukuan. Ini bagian dari percobaan sih yang rasanya patut dicoba. Soalnya kalau saya menonton video serupa, terasa seru banget. Yup, saya mau mencoba membuat postingan unboxing paket lagi. 

Sebenarnya dulu pernah bikin postingan unboxing tapi enggak pernah konsisten. Agar blog ini lebih ada kehidupannya, saya akan coba membuatnya lagi.

Ini idenya tiba-tiba banget datang pas pagi-pagi (25/09/26) saya dapat notifikasi WA dari kurir yang biasa mengantarkan paket. Saya langsung ingat dong isi paketnya apa. Setiap ingat bakal punya buku baru, saya selalu merasa bersemangat dan senang. Dan tiba-tiba kepikiran, "Gimana ya kalo proses buka paketnya yang menyenangkan itu saya tuliskan jadi postingan blog, bakal ada yang baca nggak ya? Mungkin bakal ada, kalo enggak sekarang pun, siapa tau di masa depan nanti. Oke lah saya bakal coba bikin."

Dan karena paketnya sudah diterima orang rumah, saya sudah memikirkan bakal menyempatkan diri membuat postingannya nanti malam. Semangat!

Lalu...

Ini paketnya!!!!



Paketnya tebal padahal isinya cuma satu novel, yang artinya novel ini tebal juga dong. 

Paketnya dibungkus plastik warna ungu dengan marking 'Gramedia'. Ini menunjukkan langsung paket ini dikirim dari Gramedia karena memang saya membeli buku ini via Lazada dari akun Gramedia Official.

Saya enggak pernah kecewa dengan bagaimana toko Gramedia mengemas setiap paketnya karena paket kali ini pun selalu di-double dengan bubble wrap. Jadi sejauh apa pun dikirim paketnya pasti bakal aman.

***

Yuk langsung buka saja paketnya!

Gunting mana... gunting mana??




Yeay, ini novel The Fifth to Die karya J. D. Barker. Novel ini series kedua dari novel The Fourth Monkey. Kedua novel ini sama-sama tebal ya.

Sebenarnya saya belum akan membaca series ini sekarang-sekarang karena saya mau menyelesaikan series Miss Peregrine's Home for Peculiar Children karya Ransom Riggs dulu. Tanggung banget karena sekarang sedang proses membaca buku pertamanya.

Saya pernah membaca beberapa halaman novel The Fourth Monkey dan saya suka dengan ceritanya. Perpaduan misteri, thriller, kriminal, dan detektif membuat buku ini terasa sangat menarik. Namun karena saya belum membaca sampai tuntas, saya enggak akan menyampaikan kehaluan seberapa menarik kisahnya. Nantikan saja ulasannya di blog ini ya!

Alasan lain kenapa saya memutuskan membeli buku ini yaitu karena sedang ada promo bagus. 

Waktu saya cek di website Gramedia, buku ini sedang diskon 35%. Tapi setelah dibandingkan dengan harga di Lazada, promonya lebih menarik karena saya dapat dua keunggulan: gratis ongkir dan potongan koin Lazada. 

Selain itu, dengan pembayaran menggunakan QRIS di kartu kredit Yup, saya mendapatkan potongan tambahan 15K. Harga bukunya jadi tambah lebih murah.

Dan benar saja, saat saya menulis postingan ini, harga buku di website Gramedia sudah kembali ke 25%. Saya merasa beruntung banget bisa mendapatkan harga jauh lebih murah.

Kira-kira kapan ya buku ini akan dibaca?

Akhir tahun tinggal sekitar 3 bulanan lagi dan saya belum membaca dari 26 buku yang sudah saya canangkan akan dibaca tahun ini. Progres membaca saya sangat lambat dan karena itu saya memutuskan untuk membaca buku yang memang saya mau baca. Dan minat saya saat ini justru kepada novel-novel barat terjemahan cetakan lama, bukan buku-buku baru. Lebih menarik lagi kalau novelnya berseri, makin menantang pengen membaca kesemuanya.

Doakan saja semoga novel ini pun bisa dibaca tahun ini!

***

Sekian postingan unboxing kali ini. Semoga sedikit kisah dibalik buku-buku yang saya dapatkan bisa menjadi cerita seru untuk teman-teman yang mampir ke sini. Terakhir dari saya, jaga kesehatan dan jangan lupa membaca buku!



0 komentar:

Posting Komentar